Kamis, 24 April 2008

Kembalinya mentaripagiku,...............

Ternyata udah hampir dua tahun lebih gw kehilangan sebuah moment yang dulu sering banget gue temuin saat berada di puncak gunung. Ya, moment dimana sang surya mulai menyinari bumi ini dengan cahaya kehidupannya. Sebuah moment indah yang saat itu sering gw nikmati bersama sebatang rokok dan segelas kopi panas. Sebuah moment yang rasanya "menancap" kuat di hati gw yang membuat gw merasa hidup ini begitu indah.

Namun ternyata gw juga dengan mudahnya "melupakan" moment itu. Semenjak kerja pada tahun 2006 yang lalu, seingat gw, cuma 1 atau dua kali aja gw bisa menikmati saat dunia ini mulai diterangi oleh sinar jingga mentari pagi. Dan kalau dipikir lagi, sejak kerja juga gw gak pernah lagi "sowan" ke gunung, bahkan untuk bangun pagi sekedar menikmati saat mentari mulai menyingsing. Bener, semenjak kerja gw udah gak punya waktu lagi buat ke gunung dan semenjak kerja juga gw bangun setelah matahari bersinar dengan terangnya.

Namun sekarang gw kembali menemukan saat-saat indah itu. Sejak 2 minggu yang lalu gw bisa bangun saat mentari belum bersinar, dan saat sinar jingganya mulai menyapa bumi ini gw bisa menikmatinya. Ceritanya udah dua minggu ini gw nganter "sunrise" gw ke kantornya. Untuk itu gw harus ngejemput ke rumahnya dulu. Karena rumah gw di depok dan dia di utan kayu, maka gw harus menjemputnya pagi-pagi bener biar dia gak telat sampai di kantornya yang ada di daerah monas, dan gw juga gak kesiangan banget sampai di kantor gw yang ada di daerah ciganjur (kalau dipikir, jauh juga ya perjalanan gw).

Nah, udah dua minggu ini saat hari masih gelap banget gw udah meluncur di jalan. sehari dua hari, gw merasa gak ada yang istimewa dengan apa yang gw jalanin. Barulah setelah beberapa hari gw ngejalanin itu, gw baru sadar ternyata gw kembali bisa kembali menikmati indahnya saat mentari pagi bersinar. Ya, udah dua minggu ini gw bisa menyaksikan lagi keindahan bias jingga warna kehidupan sang mentari; walau pun hanya dari atas motor gw, tanpa sebatang rokok, apalagi segelas kopi panas (susah minumnya kalau sambil bawa motor..hehehehehe).

So.....Sejak dua minggu lalu juga gw serasa menemukan kembali sebuah energi baru. Sebuah energi yang dulu pernah bikin gw ngerasa bahwa hidup ini sangat "haram" untuk tidak dinikmati. Sebuah energi yang bikin gw harus berterima kasih kepada Sang Pencipta yang udah menciptakan dan menghadirkan gw ke bumi yang indah ini. Sebuah energi yang bukan hanya kembali bisa membuat gw untuk terus bangun pagi (lagi), tapi juga sebuah energi yang bisa membuat gw kembali bisa menghadirkan lagi semangat untuk berkarya (lagi),................................

Akhir, gak kata lain yang bisa gw ucapkan, kecuali....SELAMAT DATANG KEMBALI MENTARI PAGIKU,........................

Rabu, 09 Januari 2008

Jangan biarkan bumi ini jadi tungku api,.............

Stop Global Warming,...kayanya slogan ini emang gak cukup kalau hanya diserukan tanpa tindakan nyata. Bagaimana enggak, dari hari ke hari, suhu panas di bumi ini seakan memaksa kita harus sering-sering membuka baju atau berkipas-kipas ria. Contohnya aja hari ini, dari pagi gw ngerasa udara sangat panas sekali, walaupun gw kerja di ruangan yang punya 2 buah AC, tetap aja gw harus sering keluar ke balkon kantor sekedar buat ngademin badan. Gw gak bayangin, bagaimana kehidupan kita ke depannya kalau bumi ini kita biarin aja semakin panas. Jangan-jangan nanti kita bakalan nemuin kehidupan dimana kita seolah-olah sedang berada di dalam tungku api yang sedang berkobar,....

So,...tunggu apalagi, lakukan apa pun yang kita bisa untuk mengubah Stop Global warming menjadi sesuatu yang bukan hanya slogan belaka...........

Salam jingga.......

Selasa, 08 Januari 2008

Salam jingga.....

Mentari pagiku,

Ketika mentari pagi telah bersinar di ufuk timur,...
Ketika kita terbangun oleh keindahan sinar jingganya,...
Saat itulah kita harus bersyukur, karena masih diberi kesempatan untuk ikut mewarnai bumi ini.....